Yuk Kunjungi 15 Tempat Wisata di Korea Selatan Paling Hits

tempat wisata di korea selatan - pulau jeju
Sumber: steemkr.com

Korea Selatan tidak hanya dikenal karena drama dan juga musiknya yang menggemparkan dunia. Negeri dengan julukan Ginseng tersebut juga punya cukup banyak destinasi menarik yang akan membuat siapa saja terkesima.

Korea Selatan memiliki segudang wisata budaya, sejarah, alam, belanja, dan juga kecantikan.

Nah, kalau Anda ingin berkunjung dalam waktu dekat, silakan baca tips-nya dan juga 15 tempat wisata di Korea Selatan di bawah ini:

Seongsan Sunrise Peak

Seongsan Sunrise Peak terletak di dalam kawasan Pulau Jeju. Di sini, Anda bisa melakukan pendakian selama 30 menit untuk sampai di puncak.

Sesampainya di atas, pemandangan laut berikut cerukan berisi tanaman langka, bisa kita temui. Bahkan, UNESCO sudah meresmikannya sebagai salah satu warisan budaya dunia.

seongsan sunrise peak
Sumber: cheria-travel.com

Alamat: 1 Seongsan-ri, Seongsan-eup, Seogwipo, Jeju-do

Jam operasional: setiap saat ketika cuaca baik

Tiket masuk: 2.000 won (perorangan) dan 1.600 won per orang (kelompok)

Pulau Nami

Pulau Nami adalah destinasi paling ramai di Korsel setelah menjadi salah satu lokasi syuting drama Winter Sonata.

Pemandangan lorong dari pohon-pohon besar menjadi ciri utama dari pulau yang sangat kecil tersebut. Setiap hari ada ribuan orang datang untuk menyaksikan keindahan alamnya.

tempat wisata di korsel - nami island
Sumber: getyourguide.com

Alamat: 1 Namisum-gil, Namsan-myeon, Chuncheon, Gangwon-do, Korea Selatan

Jam operasional: 07.30 – 21.45

Tiket masuk: 13.000 won (harga setelah diskon menjadi 10.000 won)

Desa Daraengi

Desa Daraengi mungkin tak ubahnya kawasan tradisional lain di Korsel. Daraengi memiliki banyak sawah yang menghadap langsung ke arah laut.

desa darangee
Sumber: madan lal chhimpa / flickr

Sembari menikmati keindahan alam, Anda bisa bercakap – cakap dengan penduduk setempat atau mengambil foto di beberapa sudut yang menarik.

Alamat: 21, Nammyeon-ro 679 beon-gil, Nam-myeon, Namhae-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00 – 17.00

Tiket masuk: gratis

Tempat Wisata di Korea Selatan – Rawa Upo

Bagi pecinta keindahan alam, Anda bisa mampir ke Rawa Upo yang cukup luas. Kawasan ini mempunyai beragam koleksi flora fauna unik dan berukuran kurang lebih 2.314 kilometer persegi.

rawa upo
Sumber: english.visitkorea.or.kr

Di Rawa Upo Anda bisa menjelajah dengan jalan kaki. Naik sepeda di sepanjang rawa, atau menggunakan perahu untuk melihat migrasi burung yang kerap singgah di sini.

Alamat: Daedae-ri, Yueo-myeon, Changnyeong-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00 – 18.00

Tiket masuk: 2.000 won (dewasa), 1.500 (remaja) dan 1000 won (anak-anak)

Ladang Garam Jeungdo

Jeungdo memiliki ladang garam nan luas dan masih dikelola secara tradisional. Sejak Dinasti Song, kawasan tersebut sudah menjadi sentra garam yang berkualitas hingga sekarang.

Ketika datang kemari, Anda bisa mencoba membuat garam, memanennya, dan mencicipinya langsung.

ladang garam jeungdo
Sumber: brunch.co.kr

Selain garam, Jeungdo juga menjadi tempat paling menarik untuk berburu foto. Anda bisa menyaksikan kehidupan tradisional penduduk yang tetap menjaga tradisi dari masa lalu.

Alamat: 1930, Jeungdong-ri, Jeungdo-myeon, Sinan-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 11.00 dan 15.00

Tiket masuk: 10.000 won (dewasa) dan 9.000 won (anak-anak)

Pulau Ulleung dan Jalan Tepi Tebing

Bagi warga kota, tempat ini kerap dijuluki sebagai pulau misterius. Sepanjang garis pantainya, cuma ada bebatuan dan juga jalan setapak ditepian tebing.

pulau ulleung
Sumber: pinterest.com

Anda bisa jalan-jalan dengan menikmati udara pantai atau bersepeda di Ulleung.

Alamat: 236, Taeha-gil, Ulleung-gun, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: dibuka setiap saat kecuali cuaca buruk datang

Tiket masuk: gratis

Taman Laut Udo

Lokasi Udo masih satu kawasan dengan Pulau Jeju yang ramai dikunjungi wisatawan setiap harinya.

Di tempat ini, Anda bisa menjajal macam – macam aktivitas menantang seperti pendakian, berjalan di sepanjang bibir pantai, memancing atau berwisata menggunakan kapal selam yang tidak boleh dilewatkan.

taman laut udo
Sumber: yourshot.nationalgeographic.com

Alamat: Gosumul-gil, Udo-myeon, Jeju-do

Jam operasional: 24 jam

Tiket masuk: perjalanan pulang pergi – 8.500 won (dewasa), 8.100 won (siswa SMP dan SMA), 3.200 won (siswa SD), 2.400 won (anak-anak berumur 3 sampai 7 tahun) dan  7.000 won (manula)

Juknokwon, Damyang

Juknokwon adalah kawasan hutan bambu yang cukup luas dan terkelola dengan baik oleh warga setempat.

Di tempat ini Anda bisa berkeliling untuk mencari spot foto atau sekadar menikmati keheningan dari  hutan, yang banyak dimanfaatkan pula sebagai lokasi syuting beberapa film Korea Selatan.

juknokwon
Sumber: istyle.id

Selain pemandangan nan indah, Juknokwon juga terkenal karena budaya pembuatan tehnya. Warga setempat menggunakan embun dari daun bambu untuk membuat teh jukro yang rasanya menggoda.

Pada waktu-waktu tertentu, di tengah hutan sering diadakan festival teh jukro dan ramai didatangi oleh wisatawan.

Alamat: 119, Jungnogwon-ro, Damyang-eup, Damyang-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: 3.000 won (dewasa),  1.500 won (remaja), dan 1.000 won (anak-anak)

Kuil Bulguksa

Kuil Bulguksa menyimpan cukup banyak artefak masa lalu. Setidaknya bangunan berumur lebih dari 1.500 tahun itu, telah menjelma menjadi cagar budaya yang diakui oleh UNESCO.

Setiap tahun ada jutaan pelancong mengunjunginya, terutama saat musim dingin karena pemandangan bersaljunya sangat spektakuler. Bangunan paling populer di lingkungan kuil adalah dua buah pagoda dari granit yang berada di sisi kiri dan juga kanan.

kuil bulguksa
Sumber: localguidesconnect.com

Selain itu, Bulguksa juga memiliki gua bawah tanah buatan yang dulunya pernah dimanfaatkan sebagai tempat persembunyian dan melarikan diri.

Alamat: 385, Bulguk-ro, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 07.00-18.00 (berubah setiap musim dan hanya selisih 30 menit)

Tiket masuk: 5.000 won (lebih dari 19 tahun), 3.500 (13-18 tahun), 2.500 won (7-12 tahun), gratis (di bawah 7 tahun)

Desa Kereta Seomjin

Desa Seomjin saat ini telah menjadi destinasi wisata yang unik. Pertama, mereka menanam cukup banyak bunga di sekeliling rel kereta api.

Selanjutnya kereta uap difungsikan untuk hiburan dan menarik banyak wisatawan untuk datang. Selain kereta, Anda bisa juga berjalan – jalan bersama keluarga atau naik sepeda.

desa seomjin
Sumber: pinterest.com

Alamat: 232, Gichamaeul-ro, Ogok-myeon, Gokseong-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: 7.000 won untuk naik kereta uap

Taman Poppy, Gunung Simhak

Gunung Simhak selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Rata-rata orang yang datang, selalu penasaran dengan deretan bunga poppy yang berwarna merah menyala.

taman poppy
Sumber: veelablog.com

Setiap tahun pada bulan Juni, kita dapat menghadiri festival bunga tersebut.

Alamat: Simhak Mountain, Paju-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 07.00-18.00

Tiket masuk: gratis

Kuil Sin-Reuk

Ukuran kuil Sin-Reuk tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan bangunan serupa di Korea Selatan.

Meski demikian, kuil yang memiliki pagoda ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap tahun. Saat musim dingin, tanah di dekat kuil ditutupi dengan salju beserta pohon zelkova berdiri di atasnya.

sin-reuk
Sumber: pinterest.com

Alamat:  73, Silleuksa-gil, Yeoju-eup, Yeoju-gun, Gyeonggi-do

Jam operasional: 24 jam

Tiket masuk: 2.200 won (dewasa), 1.700 won (remaja), dan 1.000 won (anak-anak)

Desa Tradisional Yang Dong

Desa Yang Dong sudah ada semenjak Dinasti Chosun. Perkampungan tradisional ini memiliki penduduk yang hobi bercocok tanam dan masih terus melestarikan budaya leluhurnya.

desa yang dong
Sumber: 10picturesinpohang.com

Sekarang, desa yang setiap tahun selalu dibanjiri pengunjung ini masuk ke dalam situs warisan budaya dunia dari UNESCO.

Alamat: 93, Yangdongmaeul-gil, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 24 jam sepanjang tahun

Tiket masuk: gratis

Kuil Yongam

Kuil Yongam adalah bangunan bersejarah tertua di Korea yang dibangun pada abad ke-6 masehi. Yongam berubah menjadi bangunan kuil sejak Dinasti Shilla dan pernah digunakan sebagai tempat tinggal.

Sepanjang kuil, Anda dapat menyaksikan banyak pepohonan dan pemandangan gunung berkabut yang menjulang tinggi.

kuil yongam
Sumber: seongpodong.koreanconsulting.com

Saat terbaik untuk berkunjung ke Yongam adalah ketika musim gugur tiba. Sejauh mata memandang, Anda akan menyaksikan aneka warna daun dari pepohonan yang akan menyisakan batangnya saja ketika musim dingin tiba.

Alamat: Samcheong-ri, Okcheon-eup, Okcheon-gun, Chungcheongbuk-do

Jam operasional: 07.00-18.00

Tiket masuk: gratis

Benteng Hwaseong

Benteng Hwaseong merupakan tempat wisata di Korea Selatan yang terlihat megah meski usianya terus menua. Benteng didirikan pertama kali pada Dinasti Joseon dan terus mengalami perbaikan pada dinasti setelahnya.

tempat wisata di korea selatan - benteng hwaseong
Sumber: wendyflor.com

Saat ini, bangunan benteng digunakan untuk tempat wisata karena memiliki banyak situs sejarah dan taman yang luas untuk piknik.

Alamat: 910, Jeongjo-ro, Paldal-gu, Suwon-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 10.00-16.30

Tiket masuk: 3.000 won (dewasa), 2.000 won (remaja), dan 800 won (anak-anak)

Tips Perjalanan Wisata ke Korea Selatan

Jika perjalanan ke Korea Selatan yang Anda lakukan adalah untuk pertama kalinya, silakan perhatikan beberapa tips bermanfaat di bawah ini.

Pesan Akomodasi

Apabila Anda ingin melakukan perjalanan secara murah, disarankan untuk memesan penginapan dengan harga terjangkau.

Di kawasan kota besar seperti Seoul ada banyak akomodasi berharga miring yang akan menghemat pengeluaran kita.

Bawa Makanan Dari Rumah

Ada baiknya Anda membawa makanan baik itu mi instan atau panganan lainnya. Dengan itu, Anda bisa sarapan atau makan malam tanpa harus keluar terlebih dahulu untuk membeli kudapan.

Berburu Destinasi Wisata Gratis

Ada cukup banyak destinasi wisata gratis atau nyaris cuma-cuma dengan biaya masuk hanya 1.000 won saja. Risetlah terlebih dahulu objek wisata mana saja yang bisa dikunjungi secara gratis.

Pahami Rute Transportasi

Pelajari jalur transportasi di Korea Selatan untuk bus berikut kereta bawah tanahnya. Anda tentu bisa dengan mudah melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain dan efisiensi biaya.

Pasar Tradisional

Beli oleh-oleh di pasar tradisional saja. Jangan masuk ke mal karena harganya cenderung mahal.

Gunakan Koneksi Internet Dari Penginapan

Selalu gunakan koneksi internet nirkabel yang tersedia di penginapan atau hotel. Menggunakan koneksi gratis, kita pastinya tak perlu merogoh kocek untuk membeli paket data.

Pelajari Bahasa Lokal

Sebisa mungkin kuasai bahasa setempat untuk sekedar melakukan percakapan sederhana.

Mempelajari bahasa Korea akan banyak membantu, terutama saat Anda menawar barang di pasar tradisional dan memudahkan jika ingin bertanya sesuatu kepada penduduk sekitar.

Demikianlah ulasan singkat tentang tempat wisata di Korea Selatan dan tips seputar perjalanan yang bisa Anda praktikkan ketika berkunjung ke sana. Semoga bermanfaat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*