Waspada! 3 Kelainan Khusus Pada Balita Paling Umum

kelainan khusus pada balita
Sumber: whattheflicka.com

Kelainan khusus pada balita adalah suatu kondisi dimana ketidaknormalan muncul dibeberapa organ tubuh anak, seperti otot, kromosom, jantung, paru – paru dll.

Adapun kelainan biasanya terjadi saat masih didalam kandungan, atau bisa kita sebut sebagai bawaan sejak lahir.

Nah, apa saja sih jenis – jenis kelainan yang sering menyerang balita? Ingin tahu selengkapnya? Yuk, kita intip penjabarannya sebagai berikut:

Penyakit Jantung Bawaan (PJB)

Selama ini, kasus paling sering terjadi terkait kelainan khusus pada balita adalah penyakit bawaan. Kondisi tersebut sudah dapat terdeteksi sejak ia berada dalam rahim.

Penyakit jantung bawaan terbagi kedalam 2 hal, yaitu PJB sianotik dan asianotik.

Pada PJB sianotik, tanda – tanda yang muncul diantaranya adalah bagian ujung kuku dan bibir berwarna biru (akibat bercampurnya darah kotor dan bersih, serta kekurangan oksigen).

Berbeda dengan asianotik, dimana tidak tanda atau kemunculan suatu indikasi berupa warna.

Jika balita Anda mengalami gejala – gejala seperti ini, harap kunjungi dokter agar segera mendapat penanganan tepat.

Sindrom Down

Merupakan sindrom yang disebabkan oleh abnormalitas kromosom. Pasalnya, balita dengan kelainan ini memiliki jumlah kromosom berbeda secara umum,

Yakni ada kromosom baru terbentuk karena kegagalan sepasang kromosom dalam membelah diri.

Dampak yang mungkin terjadi, balita cenderung sulit konsentrasi, telinga lebih kecil (menyerupai orang mongoloid) dan psikis-nya bermasalah.

Epilepsi

Salah satu kelainan khusus yang disebabkan oleh ketidaknormalan fungsi otak adalah epilepsi.

Secara umum hal ini diakibatkan karena terlepasnya muatan listrik secara berlebihan ke organ tubuh balita. Sehingga anak akan mengalami kejang – kejang secara mendadak.

Nah, іtulah tadі beberapa gangguan atau kelaіnan khusus serіng terjadі pada balіta. Semoga іnformasi ini bermanfaat untuk bunda dan balita ya.

Sumber: allisya.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*