Pengertian Manajemen Pemasaran Bank Syariah Wajib Anda Tahu

pengertian manajemen pemasaran bank syariah
Sumber: economictimes.com

Manajemen Pemasaran Bank Syariah – Keberhasilan atau keberlangsungan sebuah bank tidak akan pernah lepas dari bagaimana kemampuan bank tersebut dalam melakukan kegiatan pemasaran.

Pemasaran yang baik mampu memberikan jaminan terhadap perputaran uang dapat terus terjadi, hingga meraih keuntungan, agar mampu terus beroperasi.

Berbicara tentang manajemen pemasaran bank, akan sangat banyak literatur dan referensi beredar. Baik dari buku – buku lokal maupun internasional, ataupun dari beragam sumber internet seperti jurnal – jurnal online dan e-book.

Meski demikian, pembahasan secara komprehensif dan spesifik perihal manajemen pemasaran bank Syariah masih sangat minim dan sedikit di bahas.

Hal itu menyebabkan banyak mahasiswa ataupun individu yang tertarik dengan materi terkait, mengalami kesulitan saat mencari informasi atau referensi.

Oleh sebab itu, artikel ini kami tulis dengan tujuan agar pembaca dapat memahami lebih jauh mengenai manajemen pemasaran bank syariah. Kami juga berharap dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang bank syariah.

Sebenarnya belum ada definisi khusus mengenai pengertian secara spesifik. Karena memang sebenarnya tidak ada perbedaan antara manajemen pemasaran bank umum dengan bank syariah.

Yang membedakan adalah kaidah atau prinsip dalam menjalankan praktek pemasarannya.

Pengertian Dasar Manajemen dan Pemasaran

Manajemen secara sederhana di definisikan sebagai cara – cara penggunaan segala sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Sehingga mencapai hasil atau target yang sudah terencana.

Sedangkan Pemasaran menurut Nystrum dalam buku Handbook of Marketing. Menjelaskan bahwa pemasaran meliputi seluruh aktivitas dunia usaha dalam proses pertukaran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Sementara Pemasaran menurut Philip Kotler memiliki definisi sebagai suatu proses sosial dan manajerial. Dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Melalui penciptaan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain.

Pengertian Manajemen Pemasaran Bank Syariah

Berdasarkan pengertian mendasar yang sudah di jabarkan. Maka dapat di artikan bahwa manajemen pemasaran bank adalah segala usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan nasabah.

Terhadap produk dan jasa perbankan, seperti giro, tabungan, deposito, pinjaman atau produk perbankan lainnya dengan tujuan mencapai target. Termasuk target kepuasan pelanggan ataupun tujuan internal.

perbankan syariah

Setelah memahami apa itu manajemen pemasaran bank secara umum. Maka untuk memahami lebih jauh mengenai penerapannya pada bank syariah kita harus mengetahui dulu apa itu bank syariah. Serta apa perbedaannya dengan bank konvensional secara umum.

Definisi Bank Dalam Manajemen Pemasaran Bank Syariah

Bank dalam artian sederhana merupakan badan usaha yang bergerak di bidang keuangan. Bertugas menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan atau tabungan, kemudian menyalurkannya kembali kepada masyarakat.

Dalam bentuk kredit atau pinjaman usaha untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak. Kemudian pemahaman Bank Syariah itu sendiri adalah

Badan usaha yang kegiatan operasionalnya berjalan di dasari oleh prinsip islami. Sedangkan menurut jenisnya terdiri dari atas Bank Umum dan Bank Pembiayaan.

Syariah di sini di artikan sebagai cara-cara atau prinsip pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam.

Di dalam hukum Islam berdasarkan Al-quran dan hadits terdapat larangan keras mengenai peminjaman. Termasuk memungut pinjaman yang di kenakan bunga pinjaman atau riba. Serta larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha di kategorikan sebagai usaha haram.

Pada sistem perbankan umum tidak ada jaminan bahwa produk perbankan mereka bebas dari riba. Atau uang yang di investasikan tidak di gunakan pada jenis usaha haram.

Seperti pada usaha minuman keras, industri hiburan yang sarat maksiat, dan potensi haram lainnya.

Oleh karena itu, bank syariah hadir sebagai solusi di tengah masyarakat yang menginginkan praktek perbankan halal. Sesuai dengan syariat dan ajaran Islam.

Berdasarkan segala penjelasan yang telah dijabarkan di atas, sehingga dapat di definisikan bahwa pengertian manajemen pemasaran bank syariah adalah

Manajemen pemasaran bank yang penerapannya memegang prinsip atau kaidah sesuai pedoman dari Al-quran dan hadits.

Antara lain amar ma’ruf nahi munkar, kewajiban menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran, serta amanah.

Bisnis Perbankan syariah, saat ini sedang tumbuh pesat dan menjadi sebuah trend baru dalam dunia perbankan. Dengan adanya badan usaha ini, masyarakat menjadi lebih banyak opsi dalam memilih praktek bank seperti apa yang baik untuk mereka.

Prinsip Utama Manajemen Pemasaran Bank Syariah

Ada empat prinsip utama dalam penerapan manajemen pemasaran bank syariah yang menjadikan bank syariah banyak di pilih oleh masyarakat. Khususnya umat muslim.

Keempat prinsip tersebut antara lain sebagai berikut:

Teistis (Rabbaniyyah)

Pada prakteknya, seorang tenaga pemasar wajib untuk tunduk kepada hukum-hukum syariah.

Selain itu juga selalu menjauhi segala larangan-larangan-Nya dengan sukarela, pasrah dan nyaman. Karena ada dorongan dari kesadaran dalam diri agar terhindar dari perbuatan dosa.

Etis (Akhlaqiyyah)

Hal paling istimewa dari praktek pemasaran bank syariah adalah selalu mengutamakan masalah moral dan etika dalam setiap kegiatannya.

Dengan demikian sebenarnya pemasaran syariah adalah praktek yang sangat baik tidak hanya bagi kaum muslim. Melainkan untuk semua agama juga, karena masalah moral dan etika adalah nilai yang bersifat universal, di ajarkan oleh semua agama.

Realistis (Al-Waqi’iyyah)

Pengertian manajemen pemasaran syariah bukanlah sebuah konsep pemasaran yang eksklusif, fanatis, kaku, ataupun anti-modernitas.

Dalam prakteknya tidak harus atau tidak selalu tampak ke Arab-araban atau mengharam-haramkan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan budaya Arab.

Seorang pemasar syariah tampak seperti seorang pemasar pada umumnya, bersih, berdasi, bersahaja, dan tetap profesional.

Namun dengan kelebihan yang mengedepankan nilai-nilai religius, kesalehan, dan menjauhi praktek pemasaran yang dilarang ajaran agama Islam.

Fleksibilitas atau al-‘afw memang di ajarkan oleh Islam agar penerapan syariah dapat realistis dan senantiasa mengikuti kemajuan zaman.

Humanistis (Al-Insaniyyah)

Dalam manajemen pemasaran bank syariah nilai yang juga selalu di kedepankan adalah humanistis atau al-insaniyyah.

Prinsip ini berarti ajaran syariah tercipta untuk manusia agar derajatnya terangkat, sifat kemanusiannya terjaga. Serta hawa nafsunya dapat terkendali dengan panduan nilai – nilai syariah.

Dengan demikian prinsip Al-Insaniyyah ini akan menjaga praktek perbankan syariah tetap terkontrol, seimbang, dan terhindar dari sifat serakah. Yakni, menghalalkan segala cara untuk meraih keuntungan besar.

Demikianlah artikel mengenai pengertian manajemen pemasaran bank syariah. Tentunya kita bisa melihat bahwa perbankan syariah bukanlah sebuah praktek kakatau seakan fanatik kepada budaya Arab seperti banyak orang anggap.

Melainkan sama saja seperti manajemen pemasaran bank secara konvensional, hanya saja penerapannya mengikuti petunjuk ajaran Islam. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.